Pandemi Covid, Gemas Tuhan pada Kita
Karya: Ita Octavia
Dia pengasih tak tertandingi
Dia maha pengasih
Pada siapa saja yang berbakti
Pada siapa saja yang tak mengerti
Tetap kasih-Nya ditebar tiada henti
Dua tiga bahagia Diaa beri
Satu dua mensyukuri
Selebihnya mengingkari
Dua tiga duka Dia uji
Sebagian kembali pada jalan Ilahi
Sebagian lain tak tahan, lalu bunuh diri
Aturan-aturan Dia tetapkan
Agar manusia bahagia
Agar bumi menjadi hamparan kedamaian
Agar bumi menjadi rumah yang nyaman
Sebagian enggan dan mengingkari
Berbuat sesuka hati
Tak peduli
Tak terkendali
Sebagian bertahan pada jalan Ilahi
Ridha Ilahi yang memagari
Langkah menjadi terkendali
Tercapai ketenangan hati
Namun,
Terlalu banyak yang mengingkari
Terlalu banyak yang tak peduli
Ajaran ilahi diikat nafsu yang merasuki
Kepuasan diri menjadi kunci
Pandemi kian menjadi-jadi
Nyawa melayang tak kunjung mengubah hati
Pandemi kian menjadi
Manusia tak jua kembali pada tata aturan ilahi
Mari kembali pada Ridla Ilahi
Menjaga kesucian raga dan hati
Menjaga jarak fisik di kebeningan hati
Masker digunakan, bukan saja agar virus mampu dihindari
Tapi juga menghalau nafsu menguasai bibir
Nafsu bibir menghancurkan nurani
Nafsu bibir meruntuhkan kedamaian negri
Nafsu bibir diumbar, akhlak kocar-kacir
Mari kita kembali
Pada ridla Ilahi
Mari kembalikan kedamaian negeri
Dengan menggapai ridla Ilahi
Agar pandemi lekas berakhir
Mari kita amini
Tarogong Kidul, 19 September 2020
Comments
Post a Comment